Kipas Bulu-bulu Burung yang Cantik.
Konon, ada seorang wali Allah. Ia punya teman yang amat baik budi pekertinya. Ia hidup bersama isterinya dalam rumah yang sangat sederhana. Meski demikian, mereka sangatlah bahagia.
Si teman ini, setiap hari bekerja sebagai pembuat kipas dari bulu bulu burung.
Kemudian, kipas itu di jual ke pasar. meski hanya bekerja sebagai pembuat kipas,
tapi kesederhanaan dan budi pekertinya sangatlah mulia.
Karena itulah, Wali Allah sangat menghormatinya. Sebagai rasa takzim, ia sering menyempatkan diri berkunjung ke rumhanya. Selain bersilaturahmi, ia juga mengharapkan doa dari lelaki penjual kipas tersebut.
Setiap kali berkunjung, wali Allah tersebut selalu mendapati banyak bulu-bulu burung cantik di rumahnya. Yang membuat wali Allah heran, bulu-bulu burung itu selalu ada di rumahnya. Padahal, lelaki penjual kipas itu, tidak pernah keluar mencari bulu burung.
Merasa ada yang aneh, wali Allah pada suatu hari bertanya: “ Wahai saudaraku, dari mana engkau memeproleh bulu-bulu burung itu. Sedangkan saya tidak pernah melihat saudara keluar mencarinya “
Si penjual kipas, dengan tersenyum menjawab : “ Allah ta’ala telah menugaskan malaikat-Nya untuk mengirimku bulu-bulu burung ini setiap hari jumat sebagai rezeki untuk keluargaku. Dari bulu-bulu burung inilah aku membuat kipas dan menjualnya kepasar kepada siapa saja yang memerlukan.”
Jawaban itu membuat wali Allah tercengang.
Setelah kunjungannya ke rumah lelaki penjual kipas, dalam waktu yang sangat lama , Wali Allah tidak berjumpa dengannya. Karena itu , ia merasa rindu untuk bertemu dengannya.
Suatu hari, wali Allah pergi ke pasar, ia bermaksud mengunjungi si penjual kipas, kawannya itu. Namun ketika sampai di tempat biasanya si penjual kipas berjualan, ia tidak ada di sana, Wali Allah berusaha mencari ke sekeliling pasar, tapi lelaki penjual kipas itu tidak di temukan.
Kemudian, bertanyalah ia pada pedagang di sana. Para pedagang itu bilang, kalau lelaki penjual kipas itu sudah lama tidak dating untuk berjualan di pasar.
Wali Allah sedikit kecewa karena keinginannya untuk bertemu tak kesampaian. Karena itu, ia memutuskan untuk pergi ke rumahnya. Sampai di sana, kondisi rumah sangat sepi. Namun, ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu dan memberi salam.
Tak lama kemudian, terdengar suara istri penjual kipas, setelah menjawab salam, sang istri bertanya: “ siapa di luar itu ?”
“ Sahabat dari suami kamu. Saya rindu untuk bertemu dengannya. Apakah ia ada di rumah? “ jawab wali Allah.
Isterinya menjawab : “ Ia ada di dalam, tetapi sedang sibuk bersikir dengan Allah Azzawajalla”.
Setelah itu, isteri penjual kipas membukakan pintu. Lalu, mempersilahkan wali Allah masuk. Kepada istri penjual kipas, wali Allah memohon agar bisa dipertemukan dengan suaminya. Sebab, ia sangat rindu denganya.
Sang isteri masuk ke tempat suaminya berzikir. Setelah mendapatkan izin dari suaminya, wali Allah itupun di bawa ke tempat suaminya. Begitu bertemu, penjual kipas langsung memeluk wali Allah erat sekali.
Saat itulah wali Allah melihat cahaya kebahagiaan terpancar dari wajah lelaki penjual kipas, sahabatnya itu. Merekapun terlibat dalam perbincangan.
“ Kenapa kamu tidak lagi menjual daganganmu di pasar. Apakah sudah tidak laku lagi? “ tanga wali Allah.
“ tidak, bukan karena itu. “ jawab penjual kipas. “ lalu kenapa? “ Tanya wali Allah yang ingin segera mengetahui jawabannya.
“ Sebenarnya saya mengalami suatu peristiwa aneh,” katanya. “ Peristiwa aneh. Apa maksud saudara.? “ Tanya wali Allah.
“ Begini ceritanya. Suatu hari, saya pergi ke pasar, seperti biasa, menjual kipas dari bulu-bulu burung. Namun, hari itu tak ada satupun yang laku. Padahal, pada hari itu saya benar-benar tidak mempunyai apa-apa untuk menghidupi keluarga. Saya mengambil keputusan untuk menjajakan dagangan saya ke sebuah perkampungan tempat tinggal orang-orang kaya. Saat itulah, ada suara memanggil. Saya mencari-cari suara itu. Ternyata, suara itu dating dari sebuah bangunan yang tinggi. Begitu saya mendongak, saya mendapati seorang wanita memanggil untuk melihat kipas buatan saya.
Saya masuk ke rumah perempuan itu. Lalu, saya naik ke tingkat yang paling atas. Di sana, saya melihat hiasan di dalam rumahnya sungguh cantik. Lantainya beralas karpet tebal. Dan, bau ruangan sungguh sangat harum. Di tengah ruangan itu, terdapat sebuah kursi yang di ukir indah dan berhiaskan intan permata. Kelambunya bermotif bunga dengan taburan emas dan perak.
Tiba-tiba, saya di kejutkan dengan teguran seorang wanita. Ia sungguh sangat cantik.
Seluruh tubuhnya di hiasi bermacam-macam perhiasan. Wanita it uterus memandangi saya. Saya menjadi gemetar. Saya pejamkan mata karena saya tidak sanggup beradu pandang dengannya. Tiba-tbawanita itu berkata, “ Selamat dating wahai tamuku!. Mulai malam ini, kamu akan di layani selama tiga hari tiga malam. Aku akan memberi kepuasan kepada kamu dengan berbagai kenikmatan tidak akan kamu temukan sepanjang hayatmu.”
“ Apa maksudmu? “ Tanya saya
“ aku akan memberi kepuasan surga. Pastinya, anda tidak akan menyesal seumur hidup.”
jawab wanita itu. Saat itu, saya merasa takut sekali. Saya mohon kepada Allah agar menjauhkan saya dari perbuatan terkutuk.
Saya mencoba mencari alasan agar wanita itu tidak memaksa saya untuk berbuat maksiat. Namun, wanita it uterus memaksa. Saya tidak bisa mengelak. Akhirnya, saya setuju dengan kehendaknya. Pada saat itulah, saya minta izin untuk naik ke atas bangunan. Saya katakana kepada wanita itu kalau saya hanya ingin melihat-lihat pemandangan dari atas.
Mulanya, wanita itu tidak setuju. Ia tetap tidak memperbolehkan saya pergi kemanapun. Namun, setelah saya desak dengan berbagai alas an, akhirnya ia memberiku kesempatan untuk naik ke atas bangunan.
Setelah saya naik, bangunan itu memang tinggi sekali. Saat saya lihat kebawah., semuanya terasa kecil. Di ketinggian bangunan itulah saya kemudian berdoa: “ Ya Allah, Engkau amat mengetahui tentang urusanku, mati adalah lebih baik bagiku daripada melakukan maksiat yang terkutuk terhadap-Mu”.
Saya berpikir sejenak. Lalu, saya mengambil keputusan untuk terjun dari bangunan yang inggi itu. Tiba-tiba, begitu tubuh saya tergelincir ke bawah, ada suatu yang menahan tubuh saya. Saya seperti jatuh di atas sayap.
Saya yakin, yang telah menahan tubuh saya adalah malaikat jibril. Ia diutus Allah untuk menyelamatkan saya. Dalam sekejap, saya telah berada di rumah.
Saya bersyukur kepada Allah Ta’ala atas pertolongan-Nya yang telah menyelamatkan saya dari pekerjaan terkutuk itu. ( Didit / Di petik dari Untaian Kisah Para Wali Allah )
Friday, July 14, 2006
kata-kata orang bijak
Kata-kata Orang Bijak.
Sahabat yang Beriman ibarat Matahari yang Menyinari
Sahabat yang setia bagai Parfum /Pewangi yang mengharumkan
Sahabat sejati menjadi pendorong impian
Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah
Kadang kadang Allah menyembunyikan Matahari
Allah datangkan Petir dan Kilat
Kita menangis dan bertanya tanya, kemana hilangnya Matahari
Rupa rupanya Allah hendak memberi kita Pelangi
Andai hidup untuk perpisahan , biarlah mati menyambungnya kembali
Namun seandainya mati untuk perpisahan ,biarlah hidup ini membawa arti yang nyata
Sesungguhnya persahabatan itu lebih sempurna dari percintaan
Tanpa persahabatan percintaan akan berakhir
Tapi tanpa percintaan pun bersahabatan akan berjalan sempurna
Oleh karena itu hargailah persahabatan yang sudah terjalin
Jika kejahatan dibalas kejahatan itu adalah Dendam
Jika kebaikan di balas kebaikan , itu adalah perkara biasa
Jika kebaikan dibalas kejahatan itu adalah Dzalim
Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan itu adalah mulia dan terpuji
( La Roche )
Berbahagialah orang yang dapat menjadi tuan untuk dirinya sendiri
Menjadi pemandu untuk nafsunya
Dan menjadi kapten untuk bahtera kehidupannya
( Saidina Ali )
pesan sahabat yang jujur lebih mahal harganya
daripada harta benda yang di wariskan oleh nenek moyangnya
( Saidina Ali )
selemah lemahnya manusia ialah orang yang tidak mempunyai sahabat
dan orang yang lemah dari itu ialah orang yang menyia nyiakan persahabatan
yang sudah terbina ( Saidina Ali )
Berfikir itu adalah Cahaya
Kelalaian itu kegelapan
Kejahilan itu kesesatan dan ..
Manusia yang paling hina ialah
Orang yang menganiaya pembantunya / bawahannya (Saidina Ali)
Kehampaan / keputus asaan menjadikan seseorang yang banyak bicara menjadi pendiam
Dan juga menyebabkan seseorang yang bijak menjadi bodoh
Ingatlah !!!
Sabar itu iman
Duit bukan kawan
Dunia hanya pinjaman
Dan mati tak berteman ...
Kaya jiwa lebih baik daripada kaya Harta
Sahabat yang Beriman ibarat Matahari yang Menyinari
Sahabat yang setia bagai Parfum /Pewangi yang mengharumkan
Sahabat sejati menjadi pendorong impian
Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah
Kadang kadang Allah menyembunyikan Matahari
Allah datangkan Petir dan Kilat
Kita menangis dan bertanya tanya, kemana hilangnya Matahari
Rupa rupanya Allah hendak memberi kita Pelangi
Andai hidup untuk perpisahan , biarlah mati menyambungnya kembali
Namun seandainya mati untuk perpisahan ,biarlah hidup ini membawa arti yang nyata
Sesungguhnya persahabatan itu lebih sempurna dari percintaan
Tanpa persahabatan percintaan akan berakhir
Tapi tanpa percintaan pun bersahabatan akan berjalan sempurna
Oleh karena itu hargailah persahabatan yang sudah terjalin
Jika kejahatan dibalas kejahatan itu adalah Dendam
Jika kebaikan di balas kebaikan , itu adalah perkara biasa
Jika kebaikan dibalas kejahatan itu adalah Dzalim
Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan itu adalah mulia dan terpuji
( La Roche )
Berbahagialah orang yang dapat menjadi tuan untuk dirinya sendiri
Menjadi pemandu untuk nafsunya
Dan menjadi kapten untuk bahtera kehidupannya
( Saidina Ali )
pesan sahabat yang jujur lebih mahal harganya
daripada harta benda yang di wariskan oleh nenek moyangnya
( Saidina Ali )
selemah lemahnya manusia ialah orang yang tidak mempunyai sahabat
dan orang yang lemah dari itu ialah orang yang menyia nyiakan persahabatan
yang sudah terbina ( Saidina Ali )
Berfikir itu adalah Cahaya
Kelalaian itu kegelapan
Kejahilan itu kesesatan dan ..
Manusia yang paling hina ialah
Orang yang menganiaya pembantunya / bawahannya (Saidina Ali)
Kehampaan / keputus asaan menjadikan seseorang yang banyak bicara menjadi pendiam
Dan juga menyebabkan seseorang yang bijak menjadi bodoh
Ingatlah !!!
Sabar itu iman
Duit bukan kawan
Dunia hanya pinjaman
Dan mati tak berteman ...
Kaya jiwa lebih baik daripada kaya Harta
Subscribe to:
Posts (Atom)
